animasi

Kamis, 16 November 2017

one name one story



       
           there is a young man named rober he is an Indonesian migrant worker who works overseas as a chef in a restaurant. . He has lived there for almost a year but, he feels his life is just like that, alone nothing special happens to him. Every day he works from morning at 10.00am-10.00pm and after work he sleeps and tomorrow work again, he felt nothing special for a year living there. Until one day his life changed after meeting someone named reina. reina is a beautiful girl slim and charming. Their meeting started from a misplaced message in wechat and finally they got acquainted. And in the end they fall in love and their love does not match that they expect many obstacles they have to face from family problems to not trust each other.



Characterization :     ROBER                  ( protagonist)
                                   ASRI                    ( protagonist)
                                   YATI                     ( mother  of rober / antagonis )
                                    RIA                      (sister  of rober/sidekick)
                                  ERMAN                 (brother of asri /sidekick)
                                    BUDI                   (manager restoran/sidekick)
                                   Ulia                       (friend of rober/ sidekick)
                                  Windi                    (friend of rober/sidekick)

Plot                       :  subplot
Time and plice     : 2016, klcc, bukit bintang, airport, restouran, ( malaysia)
                                2017, unilak, airport, padang, pcr, (pekanbaru)

Jumat, 10 November 2017

proses mengembangkan bakat siswa dalam belajar


                                                                                        
                                                                a take home assignment
           submitted in partial fullfillment of the requiriment      
                                     for the subject belajar dan pembelajaran                                     

                                                          ROBI ANGGARA                                                                                                                                                                                     
                                                                  (1688203079)

               

               Jika suatu nanti saya menjadi seorang guru, saya tertarik menerapkan teori belajar kognitif dalam pembeljaran. Menurut teori ini berfaham bahwa dalam belajar lebih mementingkan proses belajar dari pada hasil belajarnya.  Jadi, kita bisa menarik kesimpulan bahawa proses belajar itu sangat dipentingkan baik itu dalam proses internal maupun eksternal.  Nah, untuk menerapkan teori tersebut kita pasti membutuhkan model pembelajaran agar efektif didalam kita mengembangkan bakat siswa.  jadi saya sebagai tenaga pendidik sangat tertarik menerapkan model pembelajaran  dalam bentuk STUDENT CENTERED LEARNING ( SCL) SCL merupakan strategi menempatkan siswa/mahasiswa sebagai peserta didik aktif dan mandiri dalam pembelajaran.  Jadi fungsi guru dalam model pembelajaran ini adalah bukan lagi  pusat dari kegiatan belajar mahasiswa  tetapi sebagai pembimbing  siswa dalam menuntut ilmu.  Kenapa saya bilang itu sangat efektif sebab pada jaman sekarang ini ilmu sangat mudah diperoleh dengan adanya interenet siswa dapat mengetahui apa yang ingin mereka ketahui.. nah dalam hal pendekatan saya sangat tertarik melakukan pendekatan dalam bentuk pendekatan deduktif yaitu pendekatan yang mengunakan logika untuk menarik satu atau lebih kesimpulan berdasarkan  seperangkat premis yang diberikan.  Maksudanya adalah saya memberi perandaian kepada siswa secara logika sehingga siswa bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Dan dalam hal strategi pembelajaran saya tertarik dengan strategi mengulang dengan cara menggaris ide-ide utama Sehingga membantu siswa untuk mengingat. begitu pula dengan metodenya saya memilih metode diskusi karna lebih efektif untuk siswa belajar kelompok dibandingkan belajar sendiri dengan tekniknya memasukan anak yang kurang mampu menangkap pelajaran ke anak yang bisa kedalam satu kelompok. Dan untuk peran saya sebagai guru saya lebih memilih bukan hanya sebagai orang tua di sekolah tapi juga sebagai teman yang baik bagi siswa didik saya. dan cara saya mengatasi masalah dikelas sebagi contoh apabila ada yang berkelahi saya akan mengatasinya dengan memanggil kedua siswa tersebut dan memberikan nasehat dan hukuman.