animasi

Rabu, 25 Oktober 2017

SPEECH CONTEST



        Hari ini saya menghadiri acara speech contest tepatnya di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. Saya melihat banyak peserta yang sudah siap untuk tampil dalam acara speech contest ini. Persiapan untuk acara ini menurut saya bagus karena susunan acara serta para juri sudah di lokasi sebelum acaranya dimulai.
Ketika acara sudah dimulai dan peserta yang sudah mengikuti speech contest siap untuk tampil. Saya lebih apresiasi kepada peserta yang tampil tanpa membawa atau membaca teks. Karena terlihat persiapannya lebih matang dibanding dengan peserta yang tampil sambil membawa dan membacakan teksnya.
Sebagai penonton dalam acara speech contest, saya dapat mempelajari bagaimana cara tampil dengan maksimal didepan para penonton dan juga juri. Dalam penilaian juri kepada peserta speech contest, juri memberikan penilaian terhadap gaya penyampaian peserta saat tampil, baik itu dalam bentuk intonasi, artikulasi dan pelafalan.
Kemudian juri juga memberikan penilaian terhadap kesesuaian isi naskah dengan tema yang dipilih. Setiap komponen yang dinilai oleh juri akan memberikan poin tersendiri untuk peserta speech contest yang akan ditotalkan untuk menentukan nilai keseluruhun yang pantas diberikan kepada peserta.
Banyak sekali manfaat yang didapat dari mengikuti acara speech contest ini, Semua peserta hebat, tapi sebagian memang tampil lebih memukau dengan kelancaran, pengucapan yang bagus, serta semangat yang tinggi. Karena tujuan di adakanannya acara speech contest ini adalah untuk  memacu prestasi dalam penguasaan Bahasa Inggris.

Rabu, 18 Oktober 2017

Berawal dari penasaran




        Bude kasih merebahkan tubuh lelahnya  sambil mengengam sebatang sapu dan selembar kain lap yang masih tergantung di saku celananya  kedua benda itu tampak tak asing lagi dia bawa ke mana-mana dia pergi. Dia terlihat seperti  menghela nafas panjang  sambil memandangi keadaan sekitar . seperti masih terlihat jelas aura kecantikan dari seorang ibu yang sekarang telah berumur 45 tahun.  Di umur yg tidak muda lagi dia masih aktif dalam melakukan kegiatan yang tak seharusnya orang tua lakukan pada umumnya. Dia bekerja di salah satu universitas di riau yaitu universitas  lancang kunig  sebagai tenaga kebersihan  di fakultas ilmu pendidikan atau disebut FkIP.
       Suatu ketika ada seorang mahasiswa yang diam2 setiap hari memperhatikan kegiatan bude kasih. dia terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu  dan kadang kala dia seperti habis mendapatkan semngat baru dalam hidupnya. Pemuda itu adalah seorang mahasiswa jurusan bahasa inggris yang bernama tony. Dia perlahan-lahan mendekati bude kasih dan menghampirinya.

       “siang buk. Bukde sudah makan. ?” tanya tony dengan yang lembut. Kemudian bukde kasih terbangun dari istirahatnya dan berbalik arah menghadap tony dengan merapikan pakayanya yang kusut. Lalu  :
“ iya nak tony. Alhmdulilah ibuk sudah makan. Nak tony sendiri bagaimana.?”
“alhmduliah sudah buk. Tony mau temani ibuk disini boleh. ?” bukde kasih langsung tertegun.
“lho, emng  nak tony gak ada kelas hari ini.?”
“ada sih buk cuman nanti jam 3 tony masuknya bu sekarang lagi gak ad kelas hehehe”
lalu tony beralih tempat duduknya dan “ buk tony boleh tanya kan bu tentang ibu. ?”
lalu bukde kasih menjawa “ooh boleh nak, ibu dengan senang hati menjawab” sambil senyum kearah tony. “ gini buk, ibu gak capek kerja dari pagi sampe sore terus besok pagi lagi. Kenapa ibu gak diam dirumah aja kan anak-anak ibu masih sanggup buat membiayain ibu kenapa ibu harus kerja
seperti ini. ?”
lalu bude kasih terseyum kearah tony seperti dia bersemngat menjawab pertanyaan tony.
“nak tony , ibu bukan tidak ada uang buat biayain kebutuhan ibu sehari-hari . tapi  selagi ibu bisa lakukan sesuatu yg berguna untuk orang lain ibu akan lakukan termasuk tidak merepotkan anak-anak ibu untuk membiayai kebutuhan ibu sehari-hari” 
mendengar jawaban dari bukde kasih tony makin penasaran dan tambah semangat mengobrol dengan bukde kasih. Lalu tony bertanya semakin dalam
“ tapi kenapa ibu mau memilih bekerja sebagai petugas kebersihan bu, di banding dengan pekerjaan yang lainya “ lalu bukde kasih menjawab dengan tertawa
“ hahahha..! memang kenapa nak tony bekerja seperti ini kan bagus dan halal kalian pun akan senangkan kalau lingkunganya bersih. ya walaupun gajinya gak seberapa tapi ibu merasa senang melakukan semua ini “
“oo begitu ya bu” dengan nada pelan.
Dengan jawaban yang yg diberikan oleh bukde kasih tony menjadi termenung sebab dia selama ini mengira telah membuang-buang waktu yang telah dia lewati dengan hanya beridam diri tidur, makan, kuliah beberapa jam, dan main game online.
Sedangkan bukde kasih walaupun sudah tua tapi dia masih aktif dalam melakukan kegiatan yang  menguntungkan dirinya dengan tidak membuang masa tuanya hanya duduk dikursi.  

Selang beberapa saat datanglah teman satu kelas tony yang bernama ade dengan mengendarai sepeda motor berjalan ke arah tony. 
“ Lho.. ton kok kamu belum balik lagi nunggu seseorang ya..?”  dengan nada bercanda “gak kok de, emng mau nunggu siapa pacar pun gak ada hahahaha” jawab tony yang mengerti maksud pertanyaan ade.
 “ Trus nunggu siapa lagi kalau bukan pacar.?”  
“ini lagi ngobrol sama bukde nih cerita-cerita biasa de mau berbagi pengalaman dengan bukde”
Mendengar perkataan tony ade langsung melihat bukde  dan senyum menyapa bukde yang terlihat merapikan peralatan kerjany. Lalu :
“ ooo iya nak tony sama nak ade bukde duluan balik ya udah mau masuk solat zhuhur  nak kalin jangan lupa solat juga  ya.”
 Mereka pun menjawab dan menyalami bukde  kasih satu persatu.
Setelah bukde pulang kerumahnya mereka pun lanjut mengobrol  berdua.
“ton kamu ada kegiatan gak sore ini kita main game AoV nanti sore mau gak. biar online bareng kita nanti  kan lebih seru. “ tony pun diam sejenak. Lalu,
“kayaknya aku nanti sore gak bisa lah de, soalnya banyak tugas yang harus aku kerjain nih kapan-kapan aja kita main ya.” 
Mendengar jawab tony ade pun langsung terlihat heran.
“ ooo tidak apa-apa ton, tumben nih rajin bikin tugas sekarang biasa main game trus hahahaha “ ade menjawab dengan bercanda.
“yah gitu lah de dari pada numpuk tugasnya capek mau ngerjainya. Apalagi dosen sekarang ni pada killer semua tugasnya gak ada yang mudah hahahaha.” Jawab tony.

Sebenarnya dalam hati tony masih memikirkan perkataan bukde kasih yang baru saja dia tanyakan
Sebab dia tidak mau lagi membuang-buang waktunya  untuk hal-hal  yang tidak berguna bagi dirinya.
Selepas mereka mengobrol beberapa saat merekeka kembali kerumah masing-masing.
Dan sesampinya dirumah, tony masih berkata dalam hatinya.
“aahh masa aku kek gini trus sih. Cuma diam diri aja dirumah tanpa melakukan apa-apa sedangkan ibu-ibu yang sudah tua bisa memberikan manfaat bagi orang lain masa aku pandainya Cuma makan, tidur , main. Pokoknya aku harus bisa tunjukin aku ke orang-orang kalau aku mempunyai potensi”

Tony berkata seperti itu terus dalam hatinya dia terlihat seperti sedang merencakan sesuatu. Dan tak selang beberapa lama tony pun mempunyai ide untuk ngembangin bakat dalam dirinya yaitu dengan melalui hobinya bermain musik.
 Akhirnya tony membentuk komunitas kecil yang untuk mengembangkan potensinya bersama kawan-kawanya . dan berlatih sungguh-sungguh menciptakan suatu karya musik yang sangat indah. Dan hari-hari dia lewati selain kuliah dia juga sang seniman. Dan itu tidak sia-sia bagi dirinya. dia bnyak dicari oleh orang-orang untuk mengisi sebuah acara dan itu menjadi ladang penghasilan buat tony.



Sekian terima kasih